sekilas “Cupid dan Psikhei”


Di suatu kerajaan, ada seorang perempuan yang sangat cantik bernama Psikhe. Saking cantiknya, orang-orang bahkan mengabaikan Afrodit, dewi kecantikan, dan mulai memuja Psikhe.

Meskipun Psikhe tidak menghendaki semua perhatian ini, tetap saja Afrodit marah karena kecantikannya tersaingi. Afrodit lalu memanggil putranya, Cupid (Eros), dewa cinta. Afrodit menyuruh Cupid supaya tak ada yang mau menikahi Psikhe dan Psikhe harus jatuh cinta pada pria yang jelek.

Tetapi Cupid secara tak sengaja malah jatuh cinta pada Psikhe. Cupid pun menyusun rencana untuk mendapatkan Psikhe.

Ayah Psikhe, menjadi sangat khawatir, karena Psikhe sangat dipuja tapi tak ada yang mau menikahinya. Ayhah Psikhe lalu bertanya pada orakel di Miletus. Sang orakel menyuruhnya meninggalkan Psikhe di gunung, dan para mosnter akan mengambil Psikhe sebagai istri.

Ayah dan kedua saudari Psikhe merasa sedih tetapi melakukan nasehat orakel. Di bukit berbatu, Psikhe sendirian menunggu monster yang akan menjadi suaminya. Tetapi bukan monster yang datang, melainkan Zefiros, dewa angin barat. Zefiros menerbangkan Psikhe dan membawanya ke rumah suami barunya.

Psikhe sangat terkejut ketika tahu bahwa rumah barunya adalah sebuah istana yang besar dan indah. Di dalamnya dia dilayani oleh para pelayan yang tak terlihat. Makanan di sana jauh lebih enak daripada semua makanan yang pernah dia rasakan sebelumnya.

Setiap malam, Cupid datang dan melakukan sex dengannya. Tetapi Psikhe tak pernah bisa melihat wajah Cupid karena dia selalu datang dalam kegelapan. Awalnya Psikhe takut namun Cupid meyakinkannya bahwa dia mencintainya dan bahwa itu adalah rumah mereka bersama tetapi Psikhe dilarang untuk melihat wajahnya. Setelah semalaman berhubungan seksual, pada pagi harinya Cupid akan langsung menghilang sehingga Psikhe tak pernah tahu bahwa suaminya adalah Cupid.

Lama-kelamaan Psikhe merindukan keluarganya, awalnya Cupid menolak tetapi akhirnya mengizinkan saudari-saudari Psikhe datang ke istana mereka. Ketika tahu keadaan Psikhe, saudari-saudarinya jadi iri. Mereka lalu berusaha membuat Psikhe dan suaminya berpisah, dengan harapan sang suami tak dikenal nantinya akan menikahi mereka.

Mereka memanas-manasi Psikhe. Menurut mereka, Psikhe harus tahu identitas suaminya, karena bisa saja suaminya adalah monster, seorang monster tentu tidak ingin wajahnya dilihat. Mereka juga menyuruh Psikhe membunuh suaminya itu jika memang monster.

Psikhe jadi ragu dan menuruti kata-kata saudari-saudarinya. Ketika suaminya suatu malam datang, Psikhe sudah menyembunyikan lampu dan pisau. Psikhe perlahan-lahan mendekatkan lampu pada suaminya dan memegang erat pisaunya. Namun Psikhe sangat terkejut setelah meliah wajah suaminya, bukan monster yang mengerikan melainkan pemuda yang sangat tampan, Cupid sang dewa cinta.

Cupid marah melihat perbuatan Psikhe dan pergi meninggalkannya. Psikhe hanya bisa menangis dalam kesendiriannya.

Setelah mendengar bahwa suami Psikhe adalah dewa dan kini telah meninggalkan Psikhe, saudari-saudari Psikhe pun pergi ke bukit berbatu dan berharap akan dibawa ke istana sang dewa. Zefiros memang datang membawa mereka tetapi bukan ke istana melainkan ke jurang, dia lalu menjatuhkan mereka di sana sampai mati.

Psikhe menyalahkan dirinya sendiri karena tidak mempercayai suaminya. Dia kini kehilangan Cupid karena rasa ingin tahu dan ketidaktaatannya. Dia berdoa pada Hera dan Demeter namun mereka tak menjawab. Psikhe akhirnya mendatangi Afrodit, ibu Cupid. Psikhe berpikir, dengan mengabdi pada ibu Cupid mungkin Cupid akan kembali padanya

Yang tidak disadari oleh Psikhe adalah bahwa Afrodit membencinya. Sang dewi belum lupa bagaimana orang-orang lebih memilih Psikhe daripada Afrodit sendiri. Afrodit pun berniat menghukum Psikhe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s