kakek dan rumah tua


Kunci-kunci rumah tua bergemerincing d tangan si penjaga..

Malam ini seperti malam-malam sebelumnya kakek tua itu mengunci tiap pintu dan menutup setiap jendela yang sudah lapuk termakan waktu.

Sudah menjadi kebiasaan si kakek menyalakan lampu tengah ruang tamu rumah tua ta berpenghuni itu, entah… seperti masih menunggu seseorang kembali dan mengetuk pintu kembali.

Tapi tentu saja, tak ada yang pernah datang berkunjung ke rumah itu…

Kakek tua  sendiri, berteman sepi.  Seolah terbiasa dengan kehadiran sepi dan sunyi yang mengiringinya, dirinya kembali terlelap dalam tidur malam sambil memengang kunci-kunci di tangan rapuhnya.

Kunci-kunci rumah tua bergemerincing d tangan si penjaga..

Malam ini berbeda dengan malam sebelumnya.

si kakek tua tak lagi mngunci tiap pintu dan jendela rumah tua itu…

bukan karena jenuh dengan gemerincing kunci miliknya,

hanya saja tidur  telah merenggut sepi dan sunyi yang selama ini menemaninya  bersama kenangan akan rumah tua itu..

kenangan yang tetap menjadi rahasia antara kakek tua dan rumah tua…

“theresiadancerita sebuah pena”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s