hypocrite


lembaran kertas, tulisan tentang kemunafikan masih  disimpan di tempat yang sama.

ku tuliskan tentang kalian, tentang aku dan mereka di massa lalu.

di setiap  paragraf awal, ada goreskan  amarah,  tapi semua tulisan  selalu q akhiri  dengan maaf.  Maaf untuk legakan diri sendiri, tuluskah itu…Entahlah

pikir ku, munafik kah aq memberi senyum, sedang di suatu tempat q goreskan amarah akan mereka.

mereka yang membuatku berpikir keras tentang hidup, mereka yang membuat hatiku bimbang akan manisnya senyum dan jabat tangan yang di berikan, mereka yang ku dengar berbisik sumbang tentang cara pikirku, dan mereka yang q pikir berusaha mengambil milik ku…

aq kembali menulis, kali ini bukan tentang mereka..

tapi aku,, yang  bahkan meyebut mereka kaum “hypocrite” sedang aku disini menjelekkan mereka sembari melempar senyum

llu ku tuliskan tentang diriku, di tempat yang sama q simpan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s