Isyarat iya.


Aku tak pandai berpuisi, apalagi menuliskan kisah cinta untuk mu. Bagaimana kalau ku dendangkan saja sebuah lagu untuk mu. Tanpa alat musik, hanya nada sumbang dari mulut ku.

Jangan diam anonymous, karena bagiku diammu adalah isyarat  “iya”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s